Featured

Wednesday, May 24, 2017

Kuperkosa Kakak Iparku

Ceritaremajaterlengkap.blogspot.com - Kejadian ini berlangsung kira-kira 2 tahun yang lalu, waktu itu aku diminta oleh ibu mertua untuk mengambil suatu barang di rumah kakak ipar perempuanku sekalian menengok dia karena sudah lama tidak ketemu. Kakak iparku ini (sebut saja namanya Ina) memang tinggal sendirian, walaupun sudah kawin tetapi belum punya anak dan saat ini sudah pisah ranjang dengan suaminya yang kerja di kota lain. Aku sampai di rumahnya sekitar jam 19:00 dan langsung mengetuk pintu pagarnya yang sudah terkunci. Tak lama kemudian Ina muncul dari dalam dan sudah tahu bahwa aku akan datang malam ini. Cara Mendapatkan Uang 30 Juta Di Agen Judi Remi9 

 Kuperkosa Kakak Iparku

"Ayo Yan, masuk.., langsung dari kantor?, Sorry pintunya sudah digembok, soalnya Ina tinggal sendiri jadi harus hati-hati", Sambutnya. 
Ina malam itu sudah memakai daster tidur karena toh yang bakalan datang juga masih terhitung adiknya, daster yang dia pakai mempunyai potongan leher yang lebar dengan model tangan 'you can see'. 

Kami kemudian ngobrol dan nonton TV sambil duduk bersebelahan di sofa ruang tengah. Selama ngobrol, Ina sering bolak-balik mengambil minuman dan snack buat kita berdua. Setiap dia menyajikan makanan atau minuman di meja, secara tidak sengaja aku mendapat kesempatan melihat kedalam dasternya yang menampilkan kedua payudaranya secara utuh karena Ina tidak memakai BH lagi dibalik dasternya. Agen BandarQ 

Ina memang lebih cantik dari istriku, tubuhnya mungil dengan kulit yang putih dan rambut yang panjang tergerai. Walaupun sudah kawin cukup lama tapi karena tidak punya anak tubuhnya masih terlihat langsing dan ramping. Payudaranya yang kelihatan olehku, walaupun tidak terlalu besar tetapi tetap padat dan membulat. Melihat pemandangan begini terus-menerus aku mulai tidak bisa berpikir jernih lagi dan puncaknya tiba-tiba kusergap dan tindih Ina di sofa sambil berusaha menciumi bibirnya dan meremas-remas payudaranya. 

Ina kaget dan menjerit, "Yan, apa-apaan kamu ini!". 
Dengan sekuat tenaga dia mencoba berontak, menampar, mencakar dan menendang-nendang. Tapi perlawanannya membuat birahiku semakin tinggi apalagi akibat gerakannya itu pakaiannya menjadi makin tidak karuan dan semakin merangsang. 


"Breett..", daster bagian atas kurobek ke bawah sehingga sekarang kedua payudaranya terpampang dengan jelas. Putingnya yang berwarna coklat tua terlihat kontras dengan kulitnya yang putih bersih. 
Ina terlihat shock dengan kekasaranku, perlawanannya mulai melemah dan kedua tangannya berusaha menutup dadanya yang terbuka. 
"Yan.., ingat, kamu itu adikku..", rintihnya memelas. 

Aku tidak mempedulikan rintihannya dan terus kutarik daster yang sudah robek itu ke bawah sekaligus dengan celana dalamnya yang sudah aku tidak ingat lagi warnanya. Sekarang dengan jelas dapat kulihat vaginanya yang ditumbuhi dengan bulu-bulu hitam yang terawat baik. 

Setelah berhasil menelanjangi Ina, kulepaskan pegangan pada dia dan berdiri di sampingnya sambil mulai melepaskan bajuku satu persatu dengan tenang. Ina mulai menangis sambil meringkuk di atas sofa sambil sebisa mungkin mencoba menutupi badannya dengan kedua tangannya. Saat itu pikiranku mulai jernih kembali menyadari apa yang telah kulakukan tapi pada titik itu, aku merasa tidak bisa mundur lagi dan aku putuskan untuk berlaku lebih halus. 


Setelah aku sendiri telanjang, kubopong tubuh mungil Ina ke kamarnya dan kuletakkan dengan lembut di atas ranjang. Dengan halus kutepiskan tangannya yang masih menutupi payudara dan vaginanya, kemudian aku mulai menindih badannya. Ina tidak melawan. Ina memalingkan muka dengan mata terpejam dan berurai air mata setiap kali aku mencoba mencium bibirnya. 

Gagal mencium bibirnya, aku teruskan menciumi telinga, leher dada dan berhenti untuk mengulum puting dan meremas-remas payudara satunya lagi. Ina tidak bereaksi. Aku lanjutkan petualangan bibirku lebih ke bawah, perut dan vaginanya sambil merentangkan pahanya lebar-lebar terlebih dahulu. Aku mulai dengan menjilati dan menghisap clitorisnya yang cukup kecil karena sudah disunat (sama dengan istriku). Ina mulai bereaksi. Setiap kuhisap clitorisnya Ina mulai mengangkat pantatnya mengikuti arah hisapan. 

Kemudian dengan lidah, kucoba membuka labia minoranya dan memainkan lidahku pada bagian dalam liang senggamanya. Tangan Ina mulai meremas-remas kain sprei sambil menggigit bibir. Ketika vaginanya mulai basah kumasukkan jari menggantikan lidahku yang kembali berpindah ke puting payudaranya. Mula-mula hanya satu jari kemudian disusul dua jari yang bergerak keluar masuk liang senggamanya. Agen Sakong Online

Ina mulai berdesah dan memalingkan mukanya ke kiri dan ke kanan. Sekitar dua atau tiga menit kemudian aku tarik tanganku dari vaginanya. Merasakan ini, Ina membuka matanya (yang selama ini selalu tertutup) dan menatapku dengan pandangan penuh harap seakan ingin diberi sesuatu yang sangat berharga tapi tidak berani ngomong. Aku segera merubah posisi badanku untuk segera menyetubuhinya. 

Melihat posisi 'tempur' seperti itu, pandangan matanya berubah menjadi tenang dan kembali menutup matanya. Kuarahkan penisku ke bibir vaginanya yang sudah berwarna merah matang dan sangat becek itu. Secara perlahan penisku masuk ke liang senggamanya dan Ina hanya mengigit bibirnya. Tiba-tiba tangan Ina bergerak memegang sisa batang penisku yang belum sempat masuk, sehingga penetrasiku tertahan. 

"Yan, kita tidak boleh melakukan hal ini..", Kata Ina setengah berbisik sambil memandangku. 
Tapi waktu kulihat matanya, sama sekali tidak ada penolakkan bahkan lebih terlihat adanya birahi yang tertahan. Aku tahu dia berkata begitu untuk berusaha memperoleh pembenaran atas perbuatan yang sekarang jadi sangat diinginkannya. 
"Tidak apa-apa 'Na, kita kan bukan saudara kandung, jadi ini bukan incest", Jawabku. 
"Nikmati saja dan lupakan yang lainnya". 

Mendengar perkataanku itu, Ina melepaskan pegangannya pada penisku yang sekaligus aku tangkap sebagai instruksi untuk melanjutkan 'perkosaannya'. Dalam 'posisi standard' itu aku mulai memompa Ina dengan gerakan perlahan, setiap kali penisku masuk, aku ambil sisi liang senggama yang berbeda sambil mengamati reaksinya. Dari eksperimen awal ini aku tahu bahwa bagian paling sensitif dia terletak pada dinding dalam bagian atas yang kemudian menjadi titik sasaran penisku selanjutnya. 



Strategi ini ternyata cukup efektif karena belum sampai dua menit Ina sudah orgasme, tangannya yang asalnya hanya meremas-remas sprei tiba-tiba berpindah ke pantatku. Ina dengan kedua tangannya berusaha menekan pantatku supaya penisku masuk semakin dalam, sedangkan dia sendiri mengangkat dan menggoyangkan pantatnya untuk membantu semakin membenamnya penisku itu. Untuk sementara kubiarkan dia mengambil alih. 
"sshh.., aahh", rintihnya berulang-ulang setiap kali penisku terbenam. 

Setelah Ina mulai reda, inisiatif aku ambil kembali dengan merubah posisi badanku untuk style 'pumping flesh' untuk mulai memanaskan kembali birahinya yang dilanjutkan dengan style 'stand hard' (kedua kaki Ina dirapatkan, kakiku terbuka dan dikaitkan ke betisnya). Style ini kuambil karena cocok dengan cewek yang bagian sensitifnya seperti Ina dimana vagina Ina tertarik ke atas oleh gerakan penis yang cenderung vertikal. Ina mengalami dua kali orgasme dalam posisi ini. 

Ketika gerakan Ina semakin liar dan juga aku mulai merasa akan ejakulasi aku rubah stylenya lagi menjadi 'frogwalk' (kedua kaki Ina tetap rapat dan aku setengah berlutut/berjongkok). Dalam posisi ini setiap kali aku tusukkan penisku, otomatis vagina sampai pantat Ina akan terangkat sedikit dari permukaan kasur menimbulkan sensasi yang luar biasa sampai pupil mata Ina hanya terlihat setengahnya dan mulutnya mengeluarkan erangan bukan rintihan lagi. 

"Na, aku sudah mau keluar. Di mana keluarinnya?", Kataku sambil terus memompa secara pelan tapi dalam. 
"ddi dalam saja.., di dalam saja, aahh.., jangan pedulikan", Ina mejawab ditengah erangan kenikmatannya. 
"Aku keluar sekarraang..", teriakku. 

Aku tekan vaginanya keras-keras sampai terangkat sekitar 10 cm dari kasurnya dan cairan kenikmatan tersemprot dengan kerasnya yang menyebabkan untuk sesaat aku lupa akan dunia. 
"Jangan di cabut dulu Yan..", bisik Ina. 


Sambil mengatur napas lagi, aku rentangkan kembali kedua paha Ina dan aku pompa penisku pelan-pelan dengan menekan permukaan bawah vagina pada waktu ditarik. Dengan cara ini sebagian sperma yang tadi disemprotkan bisa dikeluarkan lagi sambil tetap dapat menikmati sisa-sisa birahi. Ina menjawabnya dengan hisapan-hisapan kecil pada penisku dari vaginanya 

"Yan, kenapa kamu lakukan ini ke Ina?", tanyanya sambil memeluk pinggangku. 
"Kamu sendiri rasanya gimana?", aku balik bertanya. 
"Mulanya kaget dan takut, tapi setelah kamu berubah memperlakukan Ina dengan lembut tiba-tiba birahi Ina terpancing dan akhirnya turut menikmati apa yang belum pernah Ina rasakan selama ini termasuk dari suami Ina", Jawabnya. 

Kita kemudian mengobrol seolah-olah tidak ada kejadian apa-apa dan sebelum pulang kusetubuhi Ina sekali lagi, kali ini dengan sukarela. Sejak malam itu, aku 'memelihara' kakak iparku dengan memberinya nafkah lahir dan batin menggantikan suaminya yang sudah tidak mempedulikannya lagi. Ina tidak pernah menuntut lebih karena istriku adalah adiknya dan aku membalasnya dengan menjadikan 'pendamping tetap' setiap aku pergi ke luar kota atau ke luar negeri.


Godaan Kakak Ipar

Ceritaremajaterlengkap.blogspot.com - Aku Adi dan usiaku sekarang 32 tahun. Aku sudah beristri dengan 1 anak usia 2 tahun. Kami bertiga hidup bahagia dalam artian kami bertiga saling menyayangi dan mencintai. Namun sebenarnya aku menyimpan rahasia terbesar dalam rumah tanggaku, terutama rahasia terhadap istriku. Cara Mendapatkan Uang 30 Juta Di Agen Judi Remi9 

Godaan Kakak Ipar

Bermula pada beberapa tahun yang lalu, ketika aku masih berpacaran dengan istriku. Aku diperkenalkan kepada seluruh keluarga kandung dan keluarga besarnya. Dan dari sekian banyak keluarganya, ada satu yang menggelitik perasaan kelaki-lakianku, yaitu kakak perempuannya yang bernama Ima (sebut saja begitu).

Ima dan aku seusia, dia hanya lebih tua beberapa bulan saja, dia sudah menikah dengan suami yang super sibuk dan sudah dikaruniai 1 orang anak yang duduk di sekolah dasar. Dengan tinggi badan sekitar 160 cm, berat badan seimbang, kulit putih bersih, memiliki rambut indah tebal dan hitam sebahu, matanya bening, dan memiliki suara agak cempreng tapi menurutku sungguh seksi, sangat menggodaku. Pada awalnya hubungan kami biasa-biasa saja, seperti misalnya pada saat aku mengapeli pacarku kerumahnya atau dia menemani pacarku main kerumahku, kami hanya ngobrol seperlunya saja, tidak ada yang istimewa sampai setelah aku menikah 2 tahun kemudian.Agen BandarQ

Dia menghadiahi kami (aku dan pacarku) dengan sebuah kamar di hotel berbintang (untuk bulan madu) dengan dia bersama anak tunggalnya ikut menginap di kamar sebelah kamarku. Setelah menikah, frekuensi pertemuanku dengan Ima jadi lebih sering, dan kami berdua lebih berani untuk ngobrol mendalam sambil diselingi canda-canda konyol. Pada suatu hari, aku dan istri beserta mertuaku berdatangan kerumahnya untuk weekend dirumahnya yang memang nyaman. Dengan bangunan megah berlantai dua, pekarangannya yang cukup luas dan ditumbuhi oleh tanaman-tanaman hias, serta beberapa pohon rindang membuat mata segar bila memandang kehijauan di pagi hari. Letak rumahnya juga agak jauh dari tetangga membuat suasana bisa lebih private.

Sesampainya disana, setelah istirahat sebentar, rupanya istriku dan ibu mertuaku mengajak untuk berbelanja keperluan bulanan. Tetapi aku agak mengantuk, sehingga aku meminta ijin untuk tidak ikut dan untungnya Ima memiliki supir yang dapat dikaryakan untuk sementara. Jadilah aku tidur di kamar tidur tamu di lantai bawah. Kira-kira setengah jam kemudian aku mencoba untuk tidur, anehnya mataku tidak juga terpejam, sehingga aku putus asa dan kuputuskan untuk nonton TV dahulu. Aku bangkit dan keluar kamar, tetapi ternyata Ima tidak ikut berbelanja. Ima menggunakan kaus gombrong berwarna putih, lengan model you can see dan dengan panjang kausnya sampai 15 cm diatas lutut kakinya yang putih mulus. 


"Lho..kok nggak ikut ?" tanyaku sambil semilir kuhirup wangi parfum yang dipakainya, harum dan menggairahkan, "Tauk nih..lagi males aja gue.." sahutnya tersenyum dan melirikku sambil membuat sirup orange dingin di meja makan. "Anto kemana..?" tanyaku lagi tentang suaminya. "Lagi keluar negeri, biasaa... urusan kantor.." sahutnya lagi. Iman berjalan lesu. Lalu aku menuju ke sofa di depan TV kemudian aku asik menonton film di TV. Sementara Ima berlalu menuju tingkat atas (mungkin ke kamarnya). Sedang asik-asiknya aku nonton, tiba-tiba kudengar Ima memanggilku dari lantai atas :

"Di..Adi..." "Yaa.. Ada apa?" sahutku, "Kesini sebentar deh Di..", dengan santai aku naik tangga dan mendapatinya sedang duduk di sofa besar untuk 3 orang sambil minum sirup orangenya dan nonton TV. Di lantai atas juga terdapat ruang keluarga mini yang lumayan apik dengan lantai dilapisi karpet tebal dan empuk, dan hanya ada 1 buah sofa besar yang diduduki Ima. "Ada apa neng..?" kataku bercanda setelah aku sampai diatas dan langsung duduk di sofa disampingnya, aku diujung kiri dekat tangga dan Ima diujung kanan. "Rese lu.. sini dong temenin gue ngobrol ama curhat" katanya, "Curhat apaan?", "Apa ajalah, yang penting gue ada temen ngobrol" katanya lagi. Maka, selama sejam lebih aku ngobrol tentang apa saja dan mendengarkan curhat tentang suaminya. Baru aku tahu, bahwa Ima sebenarnya bete berat dengan suaminya, karena sejak menikah sering ditinggal pergi lama oleh suaminya, sering lebih dari sebulan ditinggal. "Kebayangkan gue kayak gimana ? Kamu mau nggak nemenin gue sekarang?" tanyanya sambil menggeser duduknya mendekatiku lalu Ima meletakkan gelasnya dimeja samping.



Aku dengan cepat bisa menebak apa yang ada dipikirannya dan yang diinginkannya saat ini. "Kan gue sekarang lagi nemenin lu.." jawabku lagi sambil membenahi posisi dudukku agar lebih nyaman dan agak serong menghadap Ima. Ima makin mendekat ke posisi dudukku. Setelah mendekat duduk denganku lagi, Ima mulai membelai rambutku dengan tangan kirinya sambil bertanya, "Mau..?", aku diam saja sambil tersenyum dan memandang matanya yang mulai sayu menahan sesuatu yang bergolak. "Gimana sama orang rumah lainnya (pembantu-pembantunya) dan gimana kalau mendadak Riska (istriku) dan nyokap pulang ?" tanyaku, "Mereka nggak akan datang kalau aku nggak nelpon dan lu tau sendiri kan nyokap bisa jam-jaman kalau belanja." jawabnya semakin dekat ke wajahku.





Dewasa Kusetubuhi Kakak Iparku Yang Haus Sex

Ceritaremajaterlengkap.blogspot.com - Cerita Ini adalah pengalaman nyata yang aku alami. Pengalamanku menaklukkan kakak iparku yang pendiam dan agak religius. Entah setan mana yang merasuki diriku karena aku menjerumuskan orang baik-baik kedalam neraka nafsu. Kejadiannya begini, suatu hari rumahku kedatangan tamu dari Padang. Uni Tati kakak tertua istriku. Dia datang ke Jakarta karena tugas kantor ikut seminar di kantor pusat sebuah bank pemerintah.  Cara Mendapatkan Uang 30 Juta Di Agen Judi Remi9 

Dewasa Kusetubuhi Kakak Iparku Yang Haus Sex

Uni adalah kepala cabang di Padang, Uni menginap dirumah kami. Dari pada menginap di hotel, mendingan juga uang hotel disimpan buat beli oleh-oleh. Selama seminggu dia tinggal dirumahku. Dari istriku kutau kalau Uni Tati berusia 40 tahun. Suaminya sudah meningal 2 tahun lalu karena kecelakaan. Orangnya cantik, putih, tinggi semampai. Lebih tepatnya kubilang anggun karena orangnya cenderung diam dan sangat religius.

Selama di Jakarta, setiap ada kesempatan aku dan istriku mengajak Uni jalan-jalan, maklum ini kunjungan pertamanya ke Jakarta, biasanya ke mal karena waktunya sempit. Kami sudah berencana pas hari Sabtu akan jalan-jalan ke Taman Safari. Tiba hari Sabtu, istriku ternyata punya tugas mendadak dari kantor yaitu harus mengawasi pameran di Mangga Dua. Gagal deh rencana jalan-jalan ke Taman Safari. Istriku mengusulkan agar aku tetap mengantar Uni jalan-jalan misalkan ke Ancol saja dan pulangnya bisa jemput istriku di Mangga Dua. Sebetulnya aku agak males kalo nggak ada istriku. Agen BandarQ

Aku merasa risih harus jalan berdua Uni karena orangnya pendiam. Akupun menduga Uni pasti nggak mau. Tapi tanpa dinyata ternyata Uni menyetujui usul istriku. Pagi-pagi banget istriku sudah berangkat naik KRL dari stasiun Pondok Ranji. Rumahku yang di daerah Bintaro cukup jauh dari Mangga Dua dan Ancol. Sementara menunggu Uni yang lagi jalan-jalan pagi aku sendirian dirumah menyeruput kopi dan merokok. Kami berencana jalan jam 10 pagi. Sehabis ngopi dan merokok, aku kembali tidur-tiduran di kamarku menunggu jam. Pikiranku melayang membayangkan kakak istriku ini. Uni Tati sangat menarik perhatianku secara sexual. Jeleknya aku, mulia keluar.

Aku tertantang menaklukkan wanita baik-baik, aku tertantang menaklukkan Uni. Mumpung ada kesempatan. Dasar setan selalu mencari kesempatan menggoda. Kuatur jebakan untuk memancing Uni. Aku buru-buru mandi membasuh badan dan keramas. Dengan berlilit handuk aku menunggu kepulangan Uni dari olahraga paginya. Sekitar 10 menit aku menunggu dibalik horden dan kulihat Uni memasuki pagar depan dengan pintu besi yang agak berderit. Sengaja pintu rumah aku tutup tapi dibiarkan tak terkunci. Aku berlalu menuju kamarku dan segera memasang jebakan untuk mengejutkan Uni. Aku masuk kamarku dan segera bertelanjang bulat.


Pintu kamar kubuka lebar-lebar, jendela kamar juga kubuka biar isi kamar mendapat penerangan jelas. Kudengar pintu depan berbunyi seperti ditutup. Akupun mulai beraksi. Dengan bertelanjang bulat aku menunggu Uni melewati kamarku dengan harapan dia melihat tubuh dan juniorku yang sedari tadi berdiri tegak membayangkan petualangan ini. Handuk kututupkan ke kepala seolah-olah sedang mengeringkan rambut yang basah sehabis keramas. Aku berpura-pura tidak melihat dan tidak menyadari kehadiran Uni.

Dari bakik handuk yang kusibak sedikit, kulihat sepasang sepatu kets melintas kamarku. Aku yakin Uni pasti melihat tubuhku yang polos dengan junior yang tegak berdiri. Nafsuku semakin menggeliat ketika kuamati dari balik handuk sepasang sepatu yang tadinya hampir melewati kamarku kini seperti terpaku berhenti didepan kamar tanpa beranjak. Aku semakin aktif menggosok-gosok rambutku dan berpura-pura tak tau kalo ada orang. Beberapa detik aku berbuat begitu dan aku merencanakan sensasi berikut. Dengan tiba-tiba kuturunkan handuk dan menengok ke arah pintu kamar.


Aku pura-pura kaget menyadari ada orang. “E..ee…maaf Uni, aku kira nggak ada orang,” kataku seraya mendekati pintu seolah ingin menutup pintu. Aku tidak berusaha menutup kemaluanku yang menantang. Malah kubiarkan Uni terdiam memandangi tubuhku yang polos mendekat kearahnya. Dengan tenangnya seolah aku berpakaian lengkap kudekati Uni dan sekali lagi memohon maaf. “Maaf ya Uni, aku terbiasa seperti ini. Aku nggak sadar kalau ada tamu dirumah ini,” kataku sambil berdiri di depan pintu mau menutup pintu. Tiba-tiba seperti tersadar Uni bergegas meninggalkanku sambil berkata “i…i…iya , tidak apa-apa….”.

Dia langsung masuk ke kamar belakang yang diperuntukkan kepadanya selama tingal dirumahku. Aku kemudian memakai celana pendek tanpa CD dan mengenakan kaos oblong lantas mengetok pintu kamar Uni. “Ada apa Andy,” ujar Uni setelah membuka pintu. Kulihat dia tidak berani menatapku. Mungkin malu. Membaca situasi seperti itu, aku tidak menyiakan kesempatan. “Uni, maafkan Andy ya…aku lupa kalau ada tamu dirumah ini,” kataku merangkai obrolan biar nyambung. “Nggap apa-apa, cuma Uni malu hati, sungguh Uni malu melihat kamu telanjang tadi,” balasnya tanpa mau menatap aku. Agen Sakong Online

“Kenapa musti malu? Kan nggak sengaja, apa lagi Uni kan sudah pernah menikah jadi sudah biasa melihat yang tegak-tegak seperti itu,” kataku memancing reaksinya. “Sejujurnya Uni tadi kaget setengah mati melihat kamu begitu. Yang Uni malu, tanpa sadar Uni terpaku didepan kamarmu. Jujur aja Uni sudah lama tidak melihat seperti itu jadi Uni seperti terpana,” katanya sambil berlari ketempat tidurnya dan mulai sesenggukan. Aku jadi nggak tega. Kudekati Uni dan kuberanikan memegang pundaknya seraya menenangkannya. “Sudahlah nggak usah malu, kan cuma kita berdua yang tau.” Melihat reaksinya yang diam saja, aku mulai berani duduk disampingnya dan merangkul pundaknya.

Kuusap-usap rambutnya agak lama tanpa berkata apa-apa. Ketika kurasa sudah agak tenang kusarankan untuk mandi aja. Kutuntun tangannya dan sekonyong-konyong setan mendorongku untuk memeluk saat Uni sudah berdiri didepanku. Lama kupeluk erat, Uni diam saja. Mukanya diselusupkan di dadaku. Payudaranya yang masih kencang serasa menempel didadaku. Sangat terasa debar jantungnya. Perlahan tangaku kuselusupkan ke balik kaos bagian belakang berbarengan dengan ciumanku yang mendarat dibibirnya. “Jangan Ndy…dosa,” katanya sambil melepaskan diri dari pelukanku.

Namun pelukanku tidak mau melepaskan tubuh sintal yang sedang didekapnya. Dan usaha kedua Uni sudah menyerah. Bibirnya dibiarkan kulumat walau masih tanpa perlawanan. Kucoba lagi menyelusupkan tangan dibalik kaosnya, kali ini bagian depan. Tangan kanan yang menggerayang langsung pada putting susu sebelah kiri. Uni menggeliat. Pilinan jariku di payudaranya membuat nafsunya naik. Aku tau dari desiran nafasnya yang mulai memburu. Aku heran juga dengan wanita ini, tetap diam tanpa perlawanan. Mungkin ini style wanita baik-baik.




Bagusnya, semua apa yang kulakukan tidak ada penolakan. Seperti dicocok hidungnya Uni menurut saja dengan apa yang kulakukan terhadapnya. Perlahan kubuka kaosnya, kubukan celana panjang trainings pack-nya, kubuka Bh nya, kubuka CD-nya , Uni diam saja. Kubopong tubuhnya ketempat tidur. Kubuka kaosku, kubuka celana pendekku.Uni masih diam. Lidahku mulai bermain disekujur tubuhnya. Dari ujung kepala, turun ke telinga, ke bibir, ke leher, perlahan kusapu dadanya, payudaranya kulumat dengan gigitan kecil, turun lagi kebawah ke sekumpulan rambut dan kedua pahanya hujilat-jilat terus sampai ke ujung jempol kaki.

Aku tidak merasa jijik karena tubuh Uni yang putih bersih sangat membangkitkan gairah. Kukangkangkan kakinya, uni masih diam saja. Tapi kuamati matanya terpejam menikmati sentuhan tiap jengkal ditubuhnya. Baru ketika kudaratkan sapuan lidahku di bibuir vagina dan klitorisnya Uni tiba-tiba berteriak , ” Ahhhhhhhh……..” “Kenapa Uni….Sakit?,” tanyaku. Uni hanya menggeleng. Dan aktifitas jilat menjilat vagina itu kulanjutkan. Uni menggelinjang dahsyat dan tiba-tiba dia meraung.. ”Andyyyyyyy… ayo Andy….jangan siksa aku dengan nikmat…ayo Andy tuntaskan….Uni udah nggak tahan,” katanya. Aku tidak mau berlama-lama.


Tanpa banyak variasi lagi langsung ku naiki kedua pahanya dan kutusukkan juniorku kelobang surganya yang sudah basah kuyup. Dengan sekali sentak semua batangku yang panjang melesak kedalam. Agak seret kurasakan, mungkin karena sudah dua tahun nganggur dari aktifitas. Kugenjot pantatku dengan irama tetap, keluar dan masuk. Uni semakin menggelinjang. Aku pikir nggak usah lama-lama bersensasi, tuntaskan saja. Lain waktu baru lama. Melihat reaksinya pertanda mau orgasme, gerakan pantatku semakin cepat dan kencang.

Uni meronta-ronta , menarik segala apa yang bisa ditariknya, bantal, sepre. Tubuhku tak luput dari tarikannya. Semua itu dilakukan dengan lebih banyak diam. Dan tiba-tiba tubuhnya mengejang, “Ahhhhhhhhhhhhhhhh…….,” lolongan panjangnya menandakan dia mencapai puncak. Aku mempercepat kocokanku diatas tubuhnya. Tiba-tiba aku dikejutkan dengan hentakan tubuhnya dibarengi tanganya yang mendorong tubuhku. “Jangan keluarin di dalam ….aku lagi subur,” suaranya tersengal-sengal ditengah gelombang kenikmatan yang belum mereda.

Kekagetanku hilang setelah tau reaksinya. “Baik Uni cantik, Andy keluarin diluar ya,” balasku sambil kembali memasukkan Junior ku yang sempat terlepas dari vaginanya karena dorongan yang cukup keras. Kembali kupompa pinggulku. Aku rasa kali ini Uni agak rileks. Tapi tetap dengan diam tanpa banyak reaksi Uni menerima enjotanku. Hanya wajahnya yang kadang-kadang meringis keenakan. Dan sampailah saatnya, ketika punyaku terasa mulai berkedut-kedut, cepat-cepat kucabut dari vagina Uni dan kugencet batang juniorku sambil menyemprotkan sperma.

Kuhitung ada lima kali juniorku meludah. Sekujur tubuh Uni yang mulus ketumpahan spermaku. Bahkan wajahnyapun belepotan cairan putih kental. Dan aku terkulai lemas penuh kenikmatan. Kulihat Uni bagkit mengambil tisu dan meneyka badan serta mukanya. “Andy…kamu sudah memberikan apa yang belum pernah Uni rasakan,” kata wanita cantik itu sambil rebahan disampingku. Dengan persetujuan Uni, kami menelpon istriku mengabarkan kalau batal ke Ancol karena Uni nggak enak badan. Padahal kami melanjutkan skenario cinta yang menyesatkan. Kami masih tiga kali lagi melakukan persetubuhan. Dalam dua sessi berikut sangat kelihatan perkembangan yang terjadi sama Uni.


Kalo permainan pertama dia banyak diam, permainan kedua mulai melawan, permainan ketiga menjadi dominan, permainan keempat menjadi buas….buas…sangat buas. Aku sempat memakai kondom biar bisa dengan leluasa menumpahkan sperma saat punyaku ada didalam vaginanya. “Aku sadar ini dosa, tapi aku juga menikmati apa yang belum pernah aku rasakan selama bersuami. Suamiku itu adalah pilihan orang tua dan selisih 20 tahun dengan Uni. Sampai Uda meninggal, Uni tidak pernah merasakan kenikmatan sexual seperti ini. Sebetulnya Uni masih kepengen nikah lagi tapi tidak pernah ketemu orang yang tepat. Mungkin posisi Uni sebagai kepala bagian membuat banyak pria menjauh.” Cerita Uni sebelum kami sama-sama tertidur pulas.

Tuesday, May 23, 2017

Dila Tetangga Idolaku

Ceritaremajaterlengkap.blogspot.com - Sebut saja nama ku Adi (bukan nama sebenarnya), aku adalah mahasiswa disalah satu perguruan tinggi Yogyakarta, asal ku dari Kota BL. Aku ingin menceritakan pengalaman sex ku yang pertama dan benar-benar aku alami belum lama ini. Cara Mendapatkan Uang 30 Juta Di Agen Judi Remi9 

Dila Tetangga Idolaku

Waktu aku SMP dulu aku sempat suka dengan tetangga depan rumah Nenek ku, Namanya Dila (bukan nama sebenarnya) wajahnya cantik dan juga sexy. Singkat cerita, aku baru bertemunya lagi saat aku mau kuliah di jogja, tetapi dia telah menikah dan telah memiliki anak berumur 4 tahun, tetapi walaupun telah menikah dan memiliki anak, tubuhnya tetap sexy, bahkan lebih sexy dari pada saat ia masih gadis. 

Suami Dila bekerja di sebuah perusahaan di Kalimantan, dan Dila bertemu dengan suaminya satu bulan sekali. Singkat cerita Dila dan suaminya membuat rumah bersebelahan dengan rumah orang tuanya, tepat didepan rumah nenekku yang sekarang aku tinggali.  Teaptnya satu Minggu yang lalu tanggal 21 September kisah sex dengannya aku lakukan. Agen BandarQ

Waktu itu hari jum’at dan kebetulan aku belum masuk kuliah, saat pukul 5 sore hari setelah saya selesai mandi tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahku, Tokk...Tokk..  Mas..  Mas  adi..     aku mendengar dan bergegas aku membuka pintu, setelah aku buka ternyata tetangga sexyku itu yang mengetuk..  

Ya ada apa Mbak?? Tanyaku..  Ini mas saya mau minta tolong, mas bisa memperbaiki mesin air dirumah saya tidak, suami saya tidak ada, bapak saya juga tidak ada, mesin airnya tidak mau mengeluarkan air mas, saya sampai tidak jadi mandi karna airnya tidak ada. Saya coba dulu ya mbak siapa tau saya bisa.    

Ya mas adi tolong ya..   sayapun langsung bergegas kesana tanpa menyadari saya hanya menggunakan kaos dalam dan celana kolor yang sedikit ketat. Setalah masuk rumahnya saya langsung menuju ketempat mesin air, mesin air itu diletakkan di lantai bersebelahan dengan sumur bor. Aku mencoba perbaikinya, karena letak mesin air itu di lantai, terpaksa aku duduk jongkok, dan terlihat bentuk gumpalan besar di celana ku. Tiba-tiba mbak dila datang dan mengamati aku memparbaiki mesin air itu hingga aku menyelesaikan perbaikannya, entah apa yang ia amati selama aku memperbaiki mesin air itu. 


Setelah selesai saya berpamit pulang,.  Mbak saya pamit pulang yaa, mesinnya sudah benar nanti kalau rusak lagi kasih tau saya aja ya mbak..    ya mas trimakasih yaa, saya minta nomer HP nya mas dong, siapa tau saya butuh bantuan mas lagi..  ya mbak..ni nomernya  085*********....   ok trimakasih banyak ya mas adi..  sama-sama mbak..

Setelah itu saya bergegas pulang, pada pukul 19.30 Hp qu berbunyi, ternyata mbak dila yang Sms..” Mas adi ini dila, trimakasih ya mas atas bantuannya, “  aku langsung membalas “ ya mbak dila sama-sama”  ternyata dila sms lagi, dan kata-katanya sungguh sangat mengagetkan saya..  

“ Mas adi tadi sexy banget, pake celana ketat, itunya kelihatan besar lagi, ”  saya pun langsung kaget, berarti mbak dila tadi bukan mengamati aku memperbaiki mesin air, tetapi mengamati senjata ku..  aku membalas smsnya dan bertanya padanya  “ mbak ini bisa aja, mbak berarti dari tadi melihati punya ku yaa??”   tetapi mbak dila tidak membalas sms aku lagi..  



Tiba-tiba pikul 20.00 lebih hp ku berbunyi.. ternyata mbak dila telpon..  
Dila : Mas adi kerumah si mas, dila butuh bantuan..
Aku : Siap mbak, bantuan apa..
Dila  : mesin airnya mati lagi mas..
Aku  ;  siap mbak, saya perbaiki lagi..

Saya pun bergegas menuju rumah mbak dila, Tokk..tookk..  Mbak dila..  ya mas tunggu sebentar..  tiba-tiba mbak dila membukakan pintu,...   silakan masuk mas, duduk dulu saja mas... saya buatkan minuman saja dulu..  ia mbak....   saya langsung saja setuju dengan kata-kata mbak dila, karna saya sudah gemetaran dulu melihat mbak dila yang telah menggunakan baju tidur yang sexy.  

Mas ini minumnnya silakan di minum dulu..  iaa mbak trimakasih...     aku di beri secangkir teh hangat, dan aku langsung meminumnya.  Kamipun mengobrol, tetapi tiba-tiba senjatakku langsung mengeras sangat keras, tidak biasanya senjataku seperti ini.  Tak berapa lama mbak dila berkata.   Mas itunya keras ya mas, air teh nya sudah aku campur dengan obat supaya kuat dan tahan lama mas...   aku pun bertanya. 

Maksudnya mbak??..  Iya mas udah aku kasih obat kuat..    saya tak tau harus berbuat apa.  Tiba-tiba dila berkata.  Mas puasin aku malam ini ya mas....     aku langsung saja mendekatinya dan langsung melumat bibir manisnya.  Kesempatan langka ini aku manfaatkan sebaik mungkin.  Agen Sakong Online

Setelah aku melumat bibirnya, tiba-tiba mbak dila berdiri dan menutup pintu rumahnya, aku di ajak mbak dila ke kamar untuk meneruskan, kami menuju kamar belakang, karena kamar depan ada anaknya mbak dila yang telah tidur.  sesampainya dikamar mbak dila langsung melepaskan seluruh pakaian ku tak terkecuali pakaian dalamku. Mbak dila berkata, kita sekarang panggil sayang aja yaa..

Mbak dila langsung memegang senjataku, dan ia berkata.  Penis kamu besar ya, sayang..  pasti ini belum pernah masuk ke Vagina..    aku menjawab.  Ga terlalu besar kok sayang, iya aku masih perjaka, aku belum pernah berhubungan badan...  tiba-tiba ia langsung mengulum penis ku, sembari ia membuka seluruh baju tidurnya.  Setelah itu ia berkata.  

Kita habiskan malam ini berdua ya sayang, kamu akan akku ajari kenikmatan yang belum pernah kamu rasakan....  aku hanya memanggutkan kepalaku.   Ia langsung mendorongku ketempat tidur, dan ia langsung menindihi ku, entah apa yang ingin ia lakukan aku tidak tau. Ternyata ia memegang penisku dan mengarahkannya ke vaginanya.

OOOhhhh,. Aku merasakan penisku seperti dijepit sesuatu, tetapi rasanya sedikit geli. Ia berkata di telingaku.   Sayang bagaimana rasanya, enak bukan??...    aku langsung saja menjawab.  Ia sayang enakk banget, teruskan sayang....    ia meneruskan aktivitasnya, naik turun, awalnya perlahan, tetapi makin cepat..     rasa enak itu makin terasa, dan nafasku tidak karuan.

Saya langsung menyuruh berhenti dila, dan berganti posisi, gantian kini aku yang menimpahi dila.  Aku mengarahkan penisku ke vaginanya, tetapi tidak masuk-masuk, akhirnya ia membantu mengarahkan penisku ke vaginyanya, dan masuk.    Ooooohhhh, sayang enak banget, percepat gerakan kamu sayang..  aku  langsung percepat gerakan ku, tetapi terkadang penisku lepas dari vaginanya dila.   Dila berkata.  




Dasar kamu belum pengalaman sayang....  penisku di arahkan lagi oleh dila, setelah masuk aku percepat gerakanku, teruss, dan terus, dila berkata, terus sayang..  ooochh..  oocchh, terus...  tetapi aku merasakan ada sesuatu yang ingin keluar, dan aku tidak tertahan lagi.  Oohhhh  ada yang mau keluar sayang, sepertinya spermaku mau keluar....   dila juga berkata, sama sayang, aku juga ingin keluar, bareng-bareng ya keluarnya sayang..     iaa..   

Oooochhh aku mengeluarkan spermaku, dila pun mengeluarkan.  Dila langsung menyuruhku untuk berdiri di atas kasur, dan ia mengulum penisku yang penuh bekas sperma,.  Setelah ia mengulum, ia berkata padaku.   Sayang enak sekali, aku puas, trimakasih ya sayang lain waktu kita lakukan lagi ya sayang...    aku pun menjawab..    ia sayang aku juga puas banget, tapi kok ini penisku  masih tegang aja ya sayang..        ia sayang, itu masih dalam pengaruh obat, nanti kalau pengaruh obat sudah habis, pasti kembali normal lagi.   Aku langsung bergegas untuk menggunakan pakaian, tetapi langsung di tarik dengan dila.  sayang mandi bareng dulu yuk..    ayuk sayang.. 


  

Di kamar mandi aku hanya meremas payudaranya.  Karena tadi aku tidak memegang dan meremas payudaranya, ternyata payudara itu enak di pegang, dan di nenen..  hehehe..
Dila memandikan aku, tangan dila sudah bebas memegang seluruh anggota tubuhku, dan begitupun aku, sudah bebas memegang seluruh anggota tubuh dila.  Setelah itu aku bergegas menggunakan pakaian dan langsung pulang.   Dila berkata, trimakasih ya sayang, lain waktu lagi yaa..  iya sayang pasti..

    Sesampainya dirumah aku ditanyai dengan nenekku. Dari mana kamu di, kenapa rambutmu basah, apakah hujan??   Aku menjawab..  tidak nek, aku baru saja membantu mbak dila, untuk memperbaiki mesin air, rambutku basah karena terkena percikan air dari mesin nek..    hehehe 

Sudah satu minggu ini kami tidak berhubungan badan lagi, karena suami dari mbak dila pulang dari kalimantan.  Tetapi mbak dila tetap sms dengan ku dan makin perhatian kepadaku..   diapun berkata “ sayang sabar ya, tunggu suamiku berangkat lagi ke kalimantan, baru kita berhubungan lagi”
Aku pun sabar menunggu suaminya mbak dila pergi..

Perawan Erika Gadis Tetangga

Ceritaremajaterlengkap.blogspot.com - Sekilas tentang diriku namaku Hardy, saat ini aku sedang mnyelesaikan kuliah di salah satu universitas di kotaku. Saat itu aku waktu kejadian terjadi masih duduk di bangku SMA yaitu aku melakukan gituan dengan tetanggaku bernama Erika. Cara Mendapatkan Uang 30 Juta Di Agen Judi Remi9 

Perawan Erika Gadis Tetangga

Dia sangat cantik terlihat dari wajahnya yang berseri apalagi dengan tubuhnya seperti gitar spanyol. Dan bentuk payudaranya itu yang membuat lelaki menelan ludah, saat itu Erika sedang mencari tugas di warnet sebelah kita mendapat tugas kelompok dari guru jadi kita pergi kewarnet bersama, sesampainya di warnet kita langsung duduk di tempat masing masing dan mencari tahu di mbah google dan harus terselesaikan besok.

Setelah beberapa jam tugas yg ku cari telah terkumpul. Untuk menghilangkan jenuh,dengan iseng aku membuka situs situs porno.Karena keasikan aku sampai ngak sadar kalo Erika meperhatikanku dari belakan
“Wahh lu ya di suruh cariin tugas malah nonton bokep “kata Erika.\

Aku pun langsung nge respon”nona yg cantik tugasnya udah selesai jadi apa salahnya dong kalo gue nyantai dulu,klo lu mau ikut duduk ajah,ngak usah malu malu!! Kataku padanya,
Dan iapun mau.setelah selesai satu video kulihat dari raut wajahnya ternyata ia mulai terangsan oleh video tadi.Muncullah pikiran usil di benaku. Agen BandarQ

Mula mula aku bertaanya padanya
” Erika video nya bagus ngak??”bagus jawabnya dengan santai.
Kalo gitu kita lanjutin aja videonya.tanpa ragu ragu ia pun mau. Jurus pertama aku langsung mengangkat tanganku dan ku sandarkan di pundaknya,dia pun tidak ngerespon”bagus kataku dalam hati”

Jurus kedua aku langsung mendekatkan wajah ku dekat dengan wajahnya,dan menghembuskan nafas di telinganya,dia pun langsung meresponnya dengan langsung melumat bibirku. kebetulan warnet tersebut biliknya berbentuk kamar kecil dng ukuran 150 X 150M,dan ada pintunya.

Jadi aku lebih leluasa untuk bermain di dalamnya pikirku dalam hati. Beberapa lamanya ia melumat bibirku,aku pun memcoba membuka bajunya,dan ahha!!!
Ternyata ia tidak marah.kugunakan kesempatan ini untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.setelah kubuka bajunya kini branya yang kubuka,dan terlihat payudaranya yang montok,kencang,dengan puting berwarna merahmuda.
Akupun langsung menghisap payudara kanannya,sementara itu,tangan kiriku meremas remas yang sebelah kirinya.


Setelah puas bermain yang di atas,kini aku mulai membuka celananya,tapi dia menolak” gue masih virgin,lu mau bertanggung jawab dengan apa yg akan lu lakukan terhadap gue. Dengan eteng ku jawab YA!
Akhirnya ia pun mau. Hardy ,lo nggak adil,masa dari tadi lu saja yang main,katanya merasa tidak adil. Oke lah kalo begitu lo pernah ngak mengoral kontol cowok.kataku padanya.

Belum,jawabnya,kalo begitu sekarang lu oralin kontol gue. Tanpa ragu ragu ia pun langsum mengoral kontol ku yang sudah tegang.sekitar 6 menit ia mengoral kontolku,aku merasakan maniku akan keluar.
Rasasanya aku ingin berteriak,tapi aku takut akan kedengaran oleh orang lain,tapi aku pun berpikir ah tidah mungkin,kan disini musiknya kencang jadi jika aku berteriak tdak ada yang akan mendengar.

Akhirnya aku menumpahkan hormonku di dalammulutnya,dan iya menelannya hinga tidak ada sisanya.anehnya setelah itu kontolku tidak langsung layu,tapi malah menantang tegangnya. Aku pun langsung menyuru Erika untuk duduk di atas meja yang tidak begitu besar,dan akupun siap bertempur.


Mula mula aku menggesek gesekkan kepala kontolku di bibir vagina nya,kemudian aku mulai menyodoknya kedalam.terdengar teriakan kecilnya
“uuuwwwh…” Kusodokan lebih dalam lagi,dan”slop”begitu bunyi memek perawannya,dan dia pun ber desis”ahhh….”kemudian aku parkirkan kontolku di dalam memeknya,untuk membiasakan otot otot kontolku didalamnya.

Sekitar 1 menit,aku pun langsung menyodoknya secara berlahan tapi pasti. Semakin lama semakin cepat,dia pun hanya bisa bertereriak”ooooohh….aaahhhhhh….uhhhh.
Setelah capek dengan gaya tersebut aku langsung duduk di kursi,dengan tanpa di perinta ia pun langsung duduk tepat di atas kontolku,dan dimasukannya kontolku di dalam memeknya,dan ia mulai memompanya. Agen Sakong Online

“Awwwwwwhhhh owhhhhhhh uhhhhhh” shshsss Awwhwwwwhhh begitulah suarah yang di keluarkannya.setelah kurang lebih 15 menit ia berkta”say gue mau keluar “ok oke,tapi kita keluarnya barengan aja,gue juga udah mu keluar,dan crot crot crot, maniku tumpah di dalamnya,bersamaan dengan darah perawannya.

Setelah itu aku langsung berpakaian kembali,dan membersihan darah,dan mani yang tumpah di lantai. Akhrnya sekitar pukul 06.30.malam aku pulang dengan hati gembira karena baru menikmati perawan cantik.




Dan mulai hari itulah aku jadian dengannya,dan sering melakukan hubungan tersebut,bahkan pernah di perpustakaan sekolah. Begitulah cerita pengalamanku yaitu dapat perawan tetangga yang membuat nafsu birahi pembaca semakin tinggi. 


TETANGGA SMA YANG MONTOK

Ceritaremajaterlengkap.blogspot.com - Kisah ini berawal dari kehidupan bertetangga, kebetulan tetanggaku itu memiliki dua gadis remaja yang satu SMA, sedangkan yang satunya lagi masih SMP. Mereka tinggal bersama ibu dan pembantunya. Sedangkan aku saat itu masih SMA di sekolah yang sama dengan gadis tetanggaku. Namaku Richard sedangkan gadis SMA itu bernama Agnes dan adiknya bernama Tika. Cara Mendapatkan Uang 30 Juta Di Agen Judi Remi9 

TETANGGA SMA YANG MONTOK

Rumahku terletak tepat di sebelah rumahnya, rumahku bertingkat dua (ternyata rumah bertingkat ada gunanya juga yach), sedangkan rumahnya tidak bertingkat. Kami sering berangkat bareng apabila ingin pergi ke sekolah. Biasanya aku menunggunya di depan rumahku karena aku sudah mengintai segala kegiatannya termasuk jam pergi dan pulang sekolahnya. Karena seringnya kami pergi dan pulang sekolah bersama-sama maka keakraban kami bertambah dari hari ke hari dan ini merupakan anugrah yang sudah kuatur dengan baik (atau boleh dikatakan sebagai strategi) karena memang aku agak menyukainya dari atas ke bawah. Gambaran fisiknya adalah kulit putih mulus, seksi sekali dengan tinggi sekitar 165 cm dan berat badan sekitar 55 kg serta busung dada mungkin sekitar 34. Sedangkan aku bertubuh tinggi atletis tampang keren habis walau tak sekeren bintang film.

Masa-masa berteman, kami sangat akrab sehingga dia tidak merasa asing lagi di rumahku dan sebaliknya sehingga kami sering berduaan baik di rumahnya ataupun di rumahku yang menimbulkan rasa memiliki yang semakin tinggi. Hari yang penuh strategi terjadi pada minggu pada saat ia ditinggal oleh keluarganya ke mall, tinggallah ia sendiri di rumah. Dan karena hari masih pagi maka ia melakukan aktivitas mencuci bajunya sendiri sedangkan aku di atas loteng sedang melakukan pengintaian terhadapnya. Agen BandarQ

Pada saat dia sedang membungkuk untuk mengambil pakaiannya di dalam ember terlihatlah sepasang bukitnya yang terbalut BH warna merah (warna favoritku) runcing ke bawah yang mengakibatkan batang kemaluanku menegang sedikit demi sedikit memaksa ingin keluar dari CD-ku, ini diakibatkan karena posisinya yang menghadap ke rumahku. Peristiwa ini terjadi beberapa kali sehingga mengakibatkan aku terangsang berat. Sambil terus memandangnya tanpa lepas ternyata aku telah mengeluarkan batang kemaluanku dari kenikmatan tidurnya dan telah mengurutnya pelan-pelan, "Ah... ah... ohh", erangku dan mengocoknya dengan pelan-pelan sambil membayangkan dirinya dapat terlihat lebih seksi lagi, mengakibatkan aku melayang-layang ke awang-awang. Dan akhirnya setelah ia selesai menjemur pakaian dia pun pergi mandi.



Wah ini kesempatan baik nih, langsung saja kuhentikan kegiatan mengintaiku dan merangsang diriku dan kulanjutkan dengan strategi yang namanya menyergap lawan pada saat yang tidak diduga. Langsung aku pergi saja ke rumahnya dan kubuka pintunya perlahan kemudian aku pun telah berada tepat di depan kamar mandinya. Setelah itu aku mulai melakukan pengintaian lagi melalui lubang kunci kamar mandinya. Wah tetapi aku telat datang dan aku telah melihat bahwa dia sedang membelakangiku dan telah menyirami tubuhnya yang putih aduhai dengan bentuk pantat yang menungging ke arahku yang memberi kesan siap menerima rudalku.

"Ah... ah... ohhh", secara tidak sadar aku pun telah mendesah-desah sambil mengusap batang kemaluanku dengan perlahan. Kugosok pelan tapi pasti sampai akhirnya tegang berat yang mengakibatkan aku menderita. Akhirnya kukeluarkan burungku dari sarangnya dan mulai melanjutkan dengan mengocoknya secara cepat. "Ah.. ah.. ah.. uh.. uh.. oh.. oh.. oh", desahku setiap aku mengocok kelaminku. Kemudian dia mulai menyabuni dirinya dan aku sedang menatap kemolekan tubuhnya dari samping. Wow... bentuk dadanya yang seperti perosotan di kolam renang semakin merangsang libidoku. Dan secara reflek aku mulai mengocok dengan kencang sambil membayangkan sedang menyetubuhi tubuhnya yang indah.


"Ah... ah.. ah... ohhh", desahku, sedangkan ia melantunkan sebuah lagu entah lagu apa karena konsentrasiku bukan ke sana. Ia mulai menyentuh payudaranya dan kemudian menyabuninya. "Ohh..." desahku lagi. Ah seandainya saja itu lenganku, kemudian turun lagi ke perut dan sekarang ia mulai menyentuh bibir kemaluannya yang masih sedikit ditumbuhi bulu-bulu. Dan kurasakan kemaluanku ingin mengeluarkan seluruh isi pelurunya dan langsung kuhentikan kegiatanku. Kemudian dia pun sepertinya sudah siap-siap keluar dari kamar mandi.

Kemudian aku pindah dan duduk di depan kamar mandi. Dan ternyata ia lupa membawa handuk. Dan tanpa sadar ia keluar dari kamar mandi dalam keadaan telanjang bulat dan pada saat dirinya telah 90 derajat denganku, langsung saja dia kaget dan kemudian berlari kembali ke kamar mandi. Buah dadanya terlihat bergetar hebat pada saat dia berlari.
Kemudian dia bertanya padaku, "Kapan kamu datang, kok tidak ketok pintu dulu", katanya.
"Ah mana mungkin kamu bukain, kan kamu lagi mandi", kataku.
"Iya juga yach",
"Tolong dong ambilin handuk di belakang!" kata Agnes. Agen Sakong Online

Kemudian kuambil handuknya dan kuantar ke kamar mandi, tetapi pada saat dia mau mengambilnya kupegang tangannya. Wah ternyata cewek habis mandi enak sekali tangannya disentuh, halus seperti menyentuh kain yang bernilai ratusan juta rupiah.
"Ah jangan nakal dong", katanya.
"Ah biarin, kan sama kamu ini. Siapa suruh cakep, coba jelek pasti aku mau muntah tuh", kataku dan langsung saja kupaksa tubuhku memasuki kamar mandi.
Dia terlihat sangat kaget, kemudian secara refleks dia mulai menutupi buah dadanya kemudian kupandangi wajahnya, wah merah langsung wajahnya karena malu. Kemudian kupandangi buah dadanya, indah benar dengan puting payudara yang berwarna pink. Lalu kupandangi liang kemaluannya, serba salah dia langsung saja menutupi kemaluannya dengan tangannya, kualihkan lagi pandanganku ke buah dadanya dan dihalanginya pemandanganku dengan tangannya. Demikianlah kubolak-balikkan pandanganku.

Akhirnya aku tidak dapat menahan nafsuku yang memuncak, langsung saja kupeluk ia erat-erat dan mulai kuciumi jenjang lehernya, tanganku memeluk tubuhnya dengan erat. Dia mulai berontak sedikit tapi terus saja kurangsang ia dan mulai kujilati lehernya terus ke telinganya dan sebaliknya. Dan akhirnya ia pun mulai merasakan kenikmatannya sedangkan aku yang sejak tadi memeluknya dengan erat mulai merasakan sentuhan puting susunya, putingku juga mulai kurasakan menyentuh sesuatu yang membangkitkan keperkasaanku.
"Aaah jangan gitu dong, entar keliatan orang..." katanya.
"Aah bodo amat, habis kamu sih nikmat..." kataku.



Kemudian kutatap matanya dan kemudian mulai kucium bibirnya. Kami saling menjilat dan berciuman dengan penuh nafsu. Kuputar-putar lidahku di dalam mulutnya dan saling menjilat lidah lawan. Oh sensasi yang nikmat, tanganku yang tadinya hanya memeluk badannya mulai kualihkan dengan mengelus punggung, kemudian kualihkan memegang buah dadanya. "Oh.. oh.. ah.. ah.. ohh..." erangnya pada saat kugenggam dengan penuh nafsu, kemudian kupilin-pilin puting susunya. "Ahhh", desahnya semakin tidak karuan setiap kusentuh putingnya.

Kualihkan ciuman bibir dengan lidah yang terjulur keluar dari lehernya ke arah puting payudaranya. Setelah sampai mulai kugigit pelan, kuhisap dalam-dalam dan kuputar-putar lidahku di puting payudaranya. Sedangkan tanganku yang satunya lagi sedang mempermainkan puting yang lain miliknya. Sehingga semakin membuat ia mengoceh tak karuan. Tak kuhiraukan erangan yang diucapkan karena aku sendiri pun mulai berkonsentrasi menikmati sensasi indah ini. Kemudian tanganku mulai mengelus ke bawah payudaranya terus ke bawah lagi dan sampailah pada lubang kenikmatan dan mulai kugosok-gosok. "Sler... sler... sler..." cairannya mulai keluar. Yang makin membuatku penasaran, ingin menikmati obat awet muda sehingga kualihkan jilatanku ke arah lubang kemaluannya. Dan tercium aroma kemaluan wanita yang khas wangi. "Wah ini baru nikmat", kataku.

Kemudian kujilat-jilat dari atas ke bawah dan setelah sampai ke klitorisnya kuhisap-hisap pelan. "Ahhh.. ahhh.. uuuh", erangnya dan ia mulai mengacak-acak rambutku. Wah semakin blingsatan saja dia ini, kemudian kuhisap dalam-dalam klitorisnya dan wah reaksinya sungguh tak karuan ia mulai menjambak rambutku.


"Ah.. ah.. ah.. ooohh.. nikmat sekali Richard..." kata Agnes.
"Ohh.. ohh.. iyaa.. sungguh nikmat cairan awet mudamu..." kataku.
Karena barangku sudah tegang tidak karuan. Maka kubimbing ia ke tempat duduk dan kemudian kukangkangkan kakinya dan kupegang rudalku, kugesek-gesek pelan-pelan dari atas ke bawah atas ke bawah dan kemudian kucium bibirnya dengan penuh nafsu.
"Ohhh.. ohhh.. ooohh", kemudian kumasukkan batang kemaluanku ke dalam liang kemaluannya.
"Awww..." jeritnya.
Tak kuhiraukan jeritnya karena aku sedang berkonsentrasi menikmati sensasi terindah ini. Kukeluar masukkan anuku pelan-pelan sedikit demi sedikit kemudian kucabut lagi begitu seterusnya.

Sampai akhirnya ia sudah mulai merasakan sensasi seperti yang kurasakan. Barulah kuhujamkan secara pelan tapi pasti secara mendalam.
"Breek.. crooot, wah pecah nih perawannya... Asyik juga nih cewek gua perawanin..." kataku.
"Awww.. ohhh.. perih Richard", jeritnya.
Kemudian kuelus lembut rambutnya seperti seorang kakak menyayangi adiknya dan kusentuh puting payudaranya dan kupilin-pilin nikmat. Untuk membuatnya melupakan rasa sakit dan menikmati sentuhan yang telah kuberikan.
"Slepp... sleeep..." bunyi batanganku waktu menggesek liang kemaluannya yang telah penuh cairan. Kupindahkan kakinya yang tadi mengangkang ke atas pundakku. Dan mulai kukocok kembali dengan berirama lebih cepat.
"Ahh.. ahh.. ohhh.. ahhh", erangku.
"Yes yes Richard I love you make me fly to heaven darling.." katanya.

Mendengar permintaannya itu semangat seks-ku bangkit kembali, langsung saja kupercepat mengayuh perahu birahiku.
"Richard, Richard", jeritnya.
Sementara tangannya mulai berusaha memegang tengkukku, pertanda ia mau keluar nih, langsung saja kutancap lalu kupercepat dan lebih kupercepat.
"Aahh.. aahh", jeritnya dan akhirnya, "Crroott crooot crooot"
"Oohh yees Richard", jeritnya lirih.
Rupanya Agnes sudah mencapai puncak orgasmenya, sedangkan aku sendiri mulai merasakan ada yang mulai mendesak di batang kemaluanku dan.., "Croot... croot... croot"
"Aaahhh..." jeritku dan kemudian aku ambruk sambil memeluknya.
Lalu kubisikkan di telinganya, "Terima kasih Agnes atas kenikmatan yang terindah yang telah kau berikan kepadaku semoga kau pun menikmatinya..." kataku.
"Ma kasih juga telah mengenalkanku pada kenikmatan dunia ini sayang", katanya.


Setelah beristirahat sekitar 10 menit akhirnya aku pun bangkit dan melihat ke arah kemaluannya. Ternyata kemaluannya babak belur, darah keperawanannya dan lendir kenikmatan membasahi ujung lorong kemaluannya. Kemudian kubersihkan lubang kenikmatan yang telah kurasakan dengan lidahku. Ternyata rasanya agak anyir dan karena ini perbuatanku, kuanggap ini adalah hukuman bagiku atas kenikmatan yang telah kudapatkan darinya. Ia pun kemudian melarangku membersihkan sampai bersih, kemudian ia mulai ke kamar mandi untuk mandi lagi sedangkan aku membersihkan sisa-sisa perjuangan kami.

Copyright © 2015 Ceritaseksterlengkap
| Distributed By Gooyaabi Templates